Peran ulama dalam menyebarkan ajaran Islam di Indonesia tidak bisa dipisahkan dari sejarah perkembangan masyarakat Muslim. Mereka bukan hanya penyampai ilmu, tetapi juga menjadi teladan dalam kehidupan spiritual. Salah satu sosok yang menonjol dalam hal ini adalah KH Abdullah Zain Salam, seorang kiai kharismatik yang dikenal luas sebagai figur sufi dari Kajen, Pati.
Kiai yang akrab disapa Mbah Dullah ini merupakan pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Mathali’ul Huda. Sepanjang hidupnya, ia mengabdikan diri untuk mendidik generasi muda serta menanamkan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Dedikasinya menjadikan Kajen dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan pesantren yang berkembang di Jawa Tengah.
Lahir di Kajen, Kecamatan Margoyoso, sekitar tahun 1920, KH Abdullah Zain Salam berasal dari keluarga ulama. Ia masih memiliki garis keturunan dengan Syekh Ahmad Mutamakkin, seorang tokoh penting dalam penyebaran Islam di wilayah tersebut. Sejak kecil, ia telah ditempa dengan kehidupan pesantren dan kerap berpindah tempat untuk menuntut ilmu agama.
Keilmuan dan kedalaman spiritualnya membuat Mbah Dullah dihormati banyak kalangan, termasuk Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Bahkan, ia disebut sebagai salah satu dari tiga kiai pesantren yang sangat dihormati oleh tokoh nasional tersebut. Pengaruhnya tidak hanya terbatas pada santri, tetapi juga para dai dan ulama yang menjadikannya sebagai rujukan dalam berdakwah.
Dalam perjalanan dakwahnya, KH Abdullah Zain Salam dikenal mampu mengelola peran para kiai dan mubaligh di sekitarnya. Ia membagi tugas sesuai kapasitas masing-masing sehingga dakwah Islam dapat berjalan efektif dan merata. Perannya ini menjadikan dirinya dijuluki sebagai “guru para guru,” karena banyak tokoh agama lahir dari bimbingannya.
Keteladanan Mbah Dullah tidak hanya terlihat dari keilmuannya, tetapi juga dari sikap zuhud dan kedekatannya dengan masyarakat. Ia mengajarkan bahwa ilmu harus diamalkan untuk kemaslahatan umat. Hingga kini, warisan pemikiran dan perjuangannya tetap hidup, menjadi inspirasi bagi dunia pesantren dan masyarakat Muslim Indonesia.