Masjid Jami’ Al-Ilham di Kabupaten Pati berhasil meraih peringkat kedua dalam kategori Masjid Ramah Lingkungan pada ajang Anugerah Masjid Agung Percontohan dan Ramah (AMPeRa) 2024. Penghargaan tersebut diumumkan dalam acara yang digelar di Surakarta pada awal Oktober 2024.
Masjid yang berlokasi di Desa Bakalan, Kecamatan Dukuhseti ini mengusung konsep unik dengan slogan “memakmurkan masjid melalui rongsokan.” Pengurus masjid mengajak masyarakat sekitar untuk menyumbangkan barang bekas yang sudah tidak terpakai. Rongsokan tersebut kemudian dikelola dan hasilnya dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan kemasjidan.
Selain program sedekah barang bekas, masjid ini juga menonjol dalam menjaga kebersihan lingkungan. Salah satu inovasinya adalah pengolahan limbah kulit kerang yang banyak ditemukan di wilayah pesisir menjadi pakan ternak. Upaya ini tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga memberi nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Dalam proses penilaian, Masjid Jami’ Al-Ilham dinilai unggul karena mampu mengintegrasikan aspek pengelolaan, kegiatan kemakmuran masjid, serta pemeliharaan lingkungan. Program-programnya dinilai memberikan dampak nyata, baik bagi jamaah maupun masyarakat luas.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh perwakilan pengurus masjid dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI. Pihak pengelola menyampaikan rasa syukur atas capaian ini dan berharap masjid mereka dapat menjadi contoh bagi pengembangan masjid ramah lingkungan lainnya di Indonesia.